Lapangan Kerja Baru akan Muncul di Era Industri 4.0

Lapangan Kerja Baru akan Muncul di Era Industri 4.0

jalan Pelajar - Kemajuan teknologi yang begitu pesat pada era milenial sekarang, tidak hanya berpengaruh pada kemajuan gadget dan perangkat pembantu manusia saja. Teknologi juga mempengaruhi pada lapangan kerja. Dengan jaman yang serba otomatis dengan banyaknya industri menggunakan robot sering kali dianggap sebagai pemusnah lapangan kerja manusia. Karena kehadiran robot dianggap lebih efektif dan efisioen untuk menggantikan peran manusia saat melakukan pekerjaan. Kendati demikian, Ketua Asosiasi Big Data dan AI Indonesia Rudi Rusdiah dengan tegas mengatakan robot tidak akn sepenuhnya menggantu peran manusia.

Rudi menekankan pada era digital ini, akan muncul banyak lapangan kerja baru untuk manusia. Profesi baru tersebut berkaitan dengan data dan kecerdasan buatan (Artificial Intelegent/AI).

"Ada masalah katanya robot akan menggantikan manusia. Ketika menggunakan robot AI, banyak pekerjaan dan tenaga manusia yang hilang, tapi sebenarnya banyak pekerjaan-pekerjaan baru dan bidang baru. Misalnya big data itu ada data scientist, atau AI master, sebelumnya itu tidak ada. Jadi selain hilang pekerjaan muncul pekerjaan baru," kata Rudi di Hotel Shangrila, Jakarta Pusat, Selasa (9/10).

Walaupun demikian Ia memang mengakui akan ada beberapa profesi yang hilang seperti buruh pabrik, penjaga tol, hingga operator telepon. Namun manusia tak perlu khawatir akan hilangnya profesi tersebut, karena akan ada profesi baru yang akan menantinya.

"Banyak terjadi profesi baru dengan adanya teknlogi big data dan AI. Meskipun banyak yang hilang. Misalnya penjaga tol, manusia diganti mesin, nanti ada juga operator bank. Tidak usah khawatir, nanti akan muncul profesi baru yang juga bisa menggantikan yang hilang," ujar Rudi

Ketua Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Aptiknas) Sugiharto Santoso mengatakan kita manusia memang wajib terus mengikuti perkembangan zaman dalam hal ini teknologi. Karena teknologi ini akan terus berkembang maka Sumber Daya Manusia (SDM) harus senantiasa ditingkatkan lagi. Sugiharto juga mengatakan betapa pentingnya edukasi teknologi terkait digitalisasi di era digital ini.

"Kita memasuki era Industri 4.0, pasti akan tergerus kalau tidak ikuti perkembangan kita harus tingkatkan kemampuan kits kecerdasan kita agar bisa shifting, kalau tidak ya tertinggal dan terganti," kata Sugiharto

Ketua Aptiknas ini mengatakan bahwa untuk ke depannya masyarakat tidak bisa menyalahkkan pemerintah saat profesi tertentu digantikan robot. Pasalnya kita sebagai masyarakat yang bekerja harus memiliki kemauan kuat untuk belajar sehingga bisa merangkul profesi-profesi baru ini.

"Robot tidak bisa lakukan hal-hal yang tertentu seperti manusia. Kita tidak bisa menolak dan menyalahkan pemerintah ketika itu terjadi . Ketika robot menggantikan manusia, kita harus kasih edukasi. Tidak bisa kita demo karena pemerintah berikan pekerjaan ke robot. Kita yang harus tingkatkan kemampuan dengan adanya kesempatan kerja baru di era digital," tutur Sughiharto.

Dengan kemajuan teknologi bukan berarti kita harus menikmatinya dan menjadi penonton saja akan kemajuan tersebut. Namun kita juga harus ikut berperan dalam perkembangannya. Kita harus memiliki keinginan kuat beradaptasi dan selalu up-to-date dengan teknologi yang ada. Walaupun memang sulit dan memang kemampuan setiap manusia berbeda namun tidak alasan untuk menolak kemajuan dan menyalahkan penguasa. Semua dimulai dari diri sendiri bagaimana menyikapinya. Dan dengan adanya lapangan kerja baru di era digital ini kita diharapkan manusia bisa memulai meningkatkan kemampuannya.