Mengejutkan! Rusuh di UFC 229, Nurmagomedov dan McGregor Bisa Dilarang Masuk ke AS karena UFC?

Mengejutkan! Rusuh di UFC 229, Nurmagomedov dan McGregor Bisa Dilarang Masuk ke AS karena UFC?

Jalan Pelajar - Presiden UFC, Dana White, menyebut Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor bisa kehilangan visa ke Amerika Serikat setelah kericuhan yang terjadi di UFC 229, Minggu (8/10/2018) WIB.

Seperti diketahui, Nurmagomedov dan McGregor bukanlah orang Amerika Serikat. Nurmagomedov berasal dari Rusia, sedangkan McGregor dari Republik Irlandia.

Menurut White, kemungkinan kedua petarung itu kehilangan visa cukup terbuka.

"Tuhan tahu apa yang akan dilakukan Komisi Atletik Nevada (NSAC) kepada Khabib dan orangnya," ujar White dikutip BolaSport.com dari Independent.

"Saya pikir mereka (Nurmagomedov dan McGregor) adalah petarung yang bagus. (Tetapi) apakah mereka akan mendapat visa lagi untuk kembali ke negara ini?" tutur White menambahkan.

Dana White mengaku hingga saat ini masih tidak bisa berpikir mengapa dua petarung itu melakukan tindakan bodoh.

"Banyak hal buruk terjadi, banyak hal jelek yang tak seharusnya terjadi. Neraka sudah pecah, saya bahkan tak tahu apa yang ingin saya katakan sekarang," ujar White.

Kericuhan ini terjadi setelah Nurmagomedov dinyatakan menang oleh wasit. Nurmagomedov kemudian melompati pagar oktagon setelah sebelumnya tampak bertukar umpatan dengan seseorang di kubu McGregor.

Setelah itu, kerusuhan pun meluas dan membuat keadaan menjadi tak terkendali lagi.

Bahkan, sejumlah orang tertangkap kamera melancarkan pukulan ke McGregor yang sebenarnya sudah tak berdaya di dalam oktagon.

Setelah keadaan mulai dapat dikendalikan, Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor diantar menuju ruang ganti.

Nurmagomedov terlihat sangat kecewa karena tidak bisa memamerkan sabuk kelas ringan miliknya di octagon setelah kemenangan.

Hal itu dilakukan UFC untuk menghindari kericuhan yang lain terjadi. Beredar kabar McGregor berencana menantang ulang Nurmagomedov karena merasa tidak puas. KOMPAS.com